DISKRIMINASI SOSIAL PENGANUT KEPERCAYAAN MIDAYA DALAM NOVEL TINGKA: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA
DOI:
https://doi.org/10.31943/bi.v11i1.1302Keywords:
Diskriminasi, Kepercayaan Midaya, Sosiologi Sastra, Leonard Newman, TingkaAbstract
Penelitian ini menganalisis representasi diskriminasi terhadap penganut kepercayaan Midaya dalam novel Tingka menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Diskriminasi dalam novel ini dikaji berdasarkan teori Leonard Newman yang mengelompokkan diskriminasi ke dalam lima kategori utama, yaitu diskriminasi verbal, penghindaran, pengeluaran, fisik, dan pembasmian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi terhadap kutipan-kutipan dalam novel yang merepresentasikan perlakuan diskriminatif terhadap penganut Midaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diskriminasi dalam novel Tingka tidak hanya berupa ujaran merendahkan dan pengucilan sosial, tetapi juga mencerminkan kebijakan institusional yang tidak mengakomodasi hak-hak kelompok minoritas ini, serta tindakan kekerasan yang berujung pada pemusnahan sistematis. Temuan ini menegaskan bahwa diskriminasi terhadap kelompok kepercayaan minoritas tidak hanya terjadi dalam kehidupan nyata, tetapi juga direpresentasikan dalam karya sastra sebagai refleksi atas ketidakadilan sosial yang masih berlangsung. Studi ini memperkaya kajian sosiologi sastra dengan menunjukkan bahwa struktur sosial dan budaya dalam masyarakat dapat memperkuat praktik diskriminasi terhadap kelompok tertentu.



















