ANALISIS METAFORA DALAM PUISI “SAJADAH PANJANG” KARYA TAUFIQ ISMAIL
DOI:
https://doi.org/10.31943/bi.v11i1.1408Keywords:
Metafora, Puisi, Religius, Sajadah PanjangAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran metafora sebagai alat konseptual yang mampu menjembatani konsep abstrak dan konkret dalam karya sastra pada puisi Sajadah Panjang karya Taufiq Ismail. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan bentuk dan makna metafora yang terkandung dalam puisi tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif dengan teknik analisis isi teks untuk menandai dan membahas unit-unit metaforis dalam puisi. Hasil analisis menunjukkan bahwa metafora digunakan secara intensif: metafora sentral “sajadah panjang” merepresentasikan perjalanan hidup manusia dari kelahiran hingga kematian sebagai rangkaian ibadah yang berkelanjutan; citraan peribadatan (tunduk, rukuk, sujud) berfungsi sebagai simbol kepatuhan total dan pengingatan kepada Tuhan; sementara bentuk “interupsi” merepresentasikan aktivitas duniawi (mencari rezeki, mencari ilmu) yang bersifat sementara dan kembali ditata oleh panggilan religius (azan) sehingga pembaca diposisikan pada narasi religiositas yang konsisten.



















