REALISASI PRINSIP KESANTUNAN BERBAHASA LEECH DALAM TINDAK TUTUR LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG PADA FILM DILAN 1990
DOI:
https://doi.org/10.31943/bi.v11i2.1441Keywords:
kesantunan berbahasa, tindak tutur, Film Dilan 1990Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa dalam tindak tutur langsung dan tidak langsung pada dialog film Dilan 1990. Kajian ini penting dilakukan untuk memahami strategi pragmatik yang digunakan tokoh dalam menjaga hubungan sosial, khususnya dalam konteks komunikasi remaja. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat terhadap tuturan para tokoh dalam film. Data dianalisis berdasarkan teori tindak tutur dan prinsip kesantunan Leech yang meliputi enam maksim kesantunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur langsung didominasi oleh tindak tutur ekspresif yang banyak merealisasikan maksim simpati dan maksim penghargaan, terutama dalam interaksi yang melibatkan hubungan emosional yang dekat. Sementara itu, tindak tutur tidak langsung lebih sering digunakan pada tuturan direktif dan komisif sebagai strategi mitigasi untuk meminimalkan ancaman muka, dengan realisasi maksim kebijaksanaan, kedermawanan, dan kerendahan hati. Temuan ini menunjukkan bahwa kesantunan berbahasa dalam film Dilan 1990 sangat dipengaruhi oleh konteks relasi sosial dan tujuan komunikasi penutur, bukan semata-mata oleh bentuk langsung atau tidak langsung suatu tuturan.



















