LEGENDA DANAU TOBA SEBAGAI MEDIA APRESIASI SASTRA SISWA SMP KELAS 8

Authors

  • Azahra Rahma Cessia Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Ali Imron Al Ma’ruf Universitas Muhammadiyah Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.31943/bi.v11i2.1521

Keywords:

legenda danau toba, apresiasi sastra, pembelajaran sastra, cerita rakyat, siswa SMP

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan apresiasi karya sastra siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia yang masih cenderung bersifat teoritis dan kurang melibatkan pengalaman estetik siswa. Salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan tersebut ialah pemanfaatan cerita rakyat sebagai media pembelajaran, khususnya legenda Danau Toba yang sarat nilai moral dan budaya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan legenda Danau Toba sebagai media apresiasi sastra pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kartasura. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis interpretatif melalui pembacaan heuristik dan hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan legenda Danau Toba dalam pembelajaran sastra mampu meningkatkan kemampuan apresiasi siswa yang terlihat dari kemampuan memahami struktur cerita, mengidentifikasi unsur intrinsik, menafsirkan makna, serta menemukan nilai moral dalam cerita. Selain itu, siswa menjadi lebih aktif dalam diskusi dan lebih mudah menghubungkan isi karya sastra dengan kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hasil tersebut, legenda Danau Toba dapat digunakan sebagai media pembelajaran sastra yang efektif untuk meningkatkan kemampuan apresiasi karya sastra sekaligus menanamkan nilai budaya lokal pada siswa.

Kata Kunci: Legenda Danau Toba; Apresiasi Sastra; Pembelajaran Sastra; Cerita Rakyat; Siswa SMP

 

Abstrack

This study was motivated by the low level of students’ literary appreciation skills in Indonesian language learning, which still tends to be theoretical and does not sufficiently involve students’ aesthetic experiences. One alternative that can be used to improve these skills is the use of folklore as a learning medium, particularly the legend of Lake Toba, which contains moral and cultural values. This study aims to describe the use of the Lake Toba legend as a medium for literary appreciation among eighth-grade students of SMP Negeri 1 Kartasura. The study employed a descriptive qualitative method with a case study design. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and then analyzed using interpretative analysis through heuristic and hermeneutic reading techniques. The results showed that the use of the Lake Toba legend in literature learning was able to improve students’ literary appreciation skills, as seen in their ability to understand story structure, identify intrinsic elements, interpret meaning, and discover moral values in the story. In addition, students became more active in classroom discussions and found it easier to relate literary works to their daily lives. Based on these findings, the Lake Toba legend can be used as an effective literary learning medium to improve literary appreciation skills while introducing local cultural values to students.

Downloads

Published

2026-09-30

How to Cite

Cessia, A. R., & Al Ma’ruf, A. I. (2026). LEGENDA DANAU TOBA SEBAGAI MEDIA APRESIASI SASTRA SISWA SMP KELAS 8. Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa Dan Sastra Indonesia , 11(2), 524–534. https://doi.org/10.31943/bi.v11i2.1521