KONSISTENSI PENULISAN PROLEKSEM PASCA-, ANTI-, DAN MULTI- PADA BERITA DARING
DOI:
https://doi.org/10.31943/bi.v11i2.1646Keywords:
berita daring, EYD V, konsistensi, kesalahan morfologis, proleksemAbstract
Bahasa Indonesia di media daring sering menghadapi tantangan antara kecepatan pemberitaan dan ketepatan penggunaan bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsistensi penulisan kata yang mengandung awalan pasca-, anti-, dan multi- pada portal berita online, serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan aturan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) Edisi Kelima. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif kualitatif, dengan data yang dikumpulkan dari enam situs berita nasional (Kompas, Tempo, Liputan 6, Detik, CNN Indonesia, dan Tribunnews) melalui teknik purposive sampling. Peneliti berperan sebagai instrumen utama dalam penelitian ini, didukung oleh tabel klasifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakseragaman penulisan unsur terikat masih banyak terjadi, terutama pada penggunaan awalan pasca-, yang paling banyak mengalami kesalahan morfologis. Kesalahan paling umum meliputi pemisahan unsur terikat dengan spasi (misalnya, pasca kecelakaan, anti karat) dan penggunaan tanda hubung yang tidak tepat (pasca-pandemi, multi-partai). Faktor penyebabnya adalah tekanan dari jurnalisme cepat yang mengabaikan tahap penyuntingan bahasa. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya pengawasan editorial yang lebih ketat dan peningkatan pemahaman ortografi bagi jurnalis daring agar media daring dapat berfungsi sebagai media edukasi bahasa bagi masyarakat.



















