KETIDAKADILAN GENDER DALAM LIRIK LAGU TARLING DANGDUT

Authors

  • Moh. Fajrul Alfien Universitas Sebelas Maret
  • Nugraheni Eko Wardani Universitas Sebelas Maret

DOI:

https://doi.org/10.31943/bi.v10i1.955

Keywords:

Ketidakadilan Gender, perempuan, Tarling Dangdut

Abstract

Ketidakadilan gender masih menjadi fenomena yang sering terjadi di tengah masyarakat. Hal tersebut tidak hanya terjadi di kehidupan nyata, tetapi juga terdapat pada hasil dari produk kebudayaan seperti karya sastra, iklan, dan lagu. Pnelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk-bentuk ketidakadilan gender pada lirik lagu tarling dangdut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Sumber data dalam penelitian ini ialah lagu tarling dangdut pantura. Data dalam penelitian ini berupa lirik lagu tarling dangdut yang memuat bentuk ketidakadilan gender. Teknik pengampilan sampel yang digunakan ialah teknik purposive sampling. Teknik validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teori. Hasil dari penelitian ini menununjukkan bahwa lagu-lagu tarling dangdut berjudul Keloas, Pecak Welut, Wayu Colongan, Dermayu Hongkong, Ngobor Kodok, Rong Puluh Ewu, Mabok Tuak, dan Selangkung Rong Langkung memuat bentuk ketidakadilan gender meliputi subordinasi, stereotip, kekerasan, dan beban kerja ganda.

Downloads

Published

2025-03-31

How to Cite

Alfien, M. F., & Wardani, N. E. (2025). KETIDAKADILAN GENDER DALAM LIRIK LAGU TARLING DANGDUT. Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa Dan Sastra Indonesia, 10(1), 126–137. https://doi.org/10.31943/bi.v10i1.955