KONTRUKSI NILAI SOSIAL DALAM KUMPULAN CERPEN TAWA GADIS PADANG SAMPAH KARYA AHMAD TOHARI

Keywords: Nilai sosial, cerpen, strukturalisme genetik

Abstract

Manusia sejatinya merupakan makhluk sosial. Manusia tidak dapat hidup sendiri dan selalu membutuhkan orang lain. Namun akhir-akhir ini ditengarai bahwa nilai-nilai sosial yang sesungguhnya telah lama terjiwai dan menjadi laku hidup manusia Indonesia eksistensinya mulai terkikis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan kontruksi nilai sosial yang terkandung dalam kumpulan cerpen Tawa Gadis Padang Sampah karya Ahmad Tohari. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif deskriptif dengan kekhasannya mendeskripsikan data yang diperoleh secara mendalam. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui tahapan pembacaan teks cerpen secara seksama, mengklasifikasikan data, menafsirkan hasil analisis data, mengkonfirmasi hasil analisis, kemudian menyimpulkan hasil analisis. Sumber data dalam penelitian ini adalah kumpulan cerpen Tawa Gadis Padang Sampah karya Ahmad Tohari. Pendekatan strukturalisme genetik Lucien Goldmann digunakan sebagai upaya mengetahui data-data yang berkaitan dengan kontruksi nilai sosial dalam teks cerpen. Kontruksi nilai sosial tersebut merupakan representasi pandangan dunia pengarang, sementara fakta sosial adalah hal melatarbelakangi pandangan dunia tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontruksi nilai sosial yang terdapat dalam kumpulan Tawa Gadis Padang Sampah karya Ahmad Tohari yaitu: nilai sosial bersolidaritas, nilai sosial bertoleransi, dan nilai sosial bekerja sama. Fakta sosial yang melatarbelakangi pandangan dunia pengarang adalah interaksi sosial masyarakat pinggiran atau masyarakat kecil yang mencirikan pola kehidupan bersolidaritas, bertoleransi, dan saling bekerja sama.

Published
2021-07-29
How to Cite
Sultoni, A., Juidah, I., & Saufan Hilmi, H. (2021). KONTRUKSI NILAI SOSIAL DALAM KUMPULAN CERPEN TAWA GADIS PADANG SAMPAH KARYA AHMAD TOHARI. Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa Dan Sastra Indonesia , 6(2), 162-177. https://doi.org/10.31943/bi.v6i2.119

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>