ANALISIS PEMEROLEHAN BAHASA PERTAMA PADA ANAK USIA 43 BULAN MELALUI TATARAN FONOLOGI (KAJIAN MEAN LENGTH OF UTTERANCE)

Authors

  • Oktavia Indriyani Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Hendra Setiawan Universitas Singaperbangsa Karawang

DOI:

https://doi.org/10.31943/bi.v7i2.282

Keywords:

psikolinguistik, Pemerolehan Bahasa, MLU, fonologi

Abstract

Pemerolehan bahasa pertama merupakan proses pertama kalinya otak manusia memperoleh pengetahuan mengenai bahasa secara tanpa disadari. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini akan terfokus pada pemerolehan bahasa pertama pada anak melalui kajian MLU dan aspek fonologi. Maka, tujuan dalam penelitian ini untuk memaparkan berbagai panjang tuturan pada anak usia 43 bulan dan perubahan bunyi bahasa yang diujarkannya. Hasil dari penelitian ini, jumlah tuturan pada anak usia 43 bulan yang paling tinggi adalah berjumlah tuturan 8 kata, kemudian setelah melakukan perhitungan MLU dapat diketahui bahwa anak yang dijadikan sebagai subjek penelitian telah memiliki kemampuan pemerolehan bahasa pertama yang sesuai dengan rata-rata tahapan seusianya, yaitu tahapan IX (3,44). Selain itu, anak tersebut sudah menguasai seluruh huruf vokal, tetapi memiliki penguasaan huruf konsonan /r/, /l/, /s/, dan /m/ yang rendah, karena seringkali mengalami perubahan bunyi pada tuturannya

Downloads

Published

2022-09-01

How to Cite

Indriyani, O., & Setiawan, H. (2022). ANALISIS PEMEROLEHAN BAHASA PERTAMA PADA ANAK USIA 43 BULAN MELALUI TATARAN FONOLOGI (KAJIAN MEAN LENGTH OF UTTERANCE). Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa Dan Sastra Indonesia, 7(2), 565–578. https://doi.org/10.31943/bi.v7i2.282

Most read articles by the same author(s)